7 Tips Fotografer Profesional

Bagaimana supaya hasil photo saya semakin bagus? itu yaitu intisari pertanyaan dari beberapa orang. Untungnya ada beberapa aturan yang dipegang erat beberapa photografer profesional supaya photo mereka senantiasa menonjol serta bagus serta di bawah ini 7 salah satunya.
1. Pakai camera Tiap-tiap Hari

Langkah paling baik untuk mengasah keterampilan yaitu berlatih sebanyak mungkin. Penulis Malcolm Galdwell dalam bukunya Outliers mempelajari satu teori kalau 10 ribu jam yaitu angka ajaib supaya seorang dengan kekuatan umum (bakat standard) dapat jadi master di bagiannya.

Dia mencontohkan bagaimana Bill Gates sudah berlatih serta terobsesi dengan computer programming mulai sejak umur 10 th. sebelumnya buat Microsoft. Bagaimana The Beatles senantiasa tampak live 8 jam sehari-hari sepanjang 4 th. di club kecil di Jerman sebelumnya merajai dunia musik.

Memphotolah sehari-hari, tidak perduli apa yang anda photo. Makin terasah keterampilan tehnis dengan camera, semakin gampang anda memakainya jadi alat untuk mengemukakan visi photo anda.
2. Segitiga Eksposur

Mengerti jalinan pada 1. aperture, 2. shutter speed serta 3. ISO dengan baik, pasti photo anda tidak sempat salah. Jalinan ketiganya memastikan jumlah sinar yang di terima sensor camera anda.

Bila eksposur itu yaitu berapakah jumlah air yang di terima ember dari keran air ; jadi Shutter Speed yaitu berapakah lama kita buka keran, aperture yaitu besar-kecilnya keran air terbuka sesaat ISO yaitu kuatnya desakan dari PDAM. Banyak sekurang-kurangnya air (eksposur) ditampung ember (sensor) ditetapkan ke-3 hal itu. Bacalah artikel ini dan ini lantas camkan serta endapkan di ingatan anda.
3. Peganglah Camera Dengan Benar

Anda mungkin saja mengharapkan, tak ada langkah yang benar serta salah bagaimana memegang camera, beberapa sukai saja. Sayangnya memanglah ada langkah memegang camera yang benar serta baik supaya camera lebih stabil serta tidak gampang goyang. Untuk yg tidak kidal, pakai tangan kiri anda untuk menyokong lensa dari bawah serta tangan kanan anda untuk memegang body camera. Artikel mengenai langkah memegang camera ini cukup singkat serta gampang di baca.
4. Belilah Buku, Janganlah Terus menerus Beli Alat

Miliki set camera serta lensa dengan harga mahal bukanlah senantiasa bermakna anda juga akan senantiasa hasilkan photo yang bagus. Dengan pelajari serta lihat photo karya beberapa master, kita dapat di inspirasi serta miliki bank memori yang diisi banyak photo bagus hingga pada akhirnya kita miliki inspirasi sendiri bagaimana hasilkan photo yang tidak kalah bagusnya. Beli buku dapat anda ubah dengan pergi ke pameran photo atau galeri photo bila itu lebih cocok.

Jadi dasarnya, sibuklah juga membuat visi photografi anda, janganlah cuma repot menaikkan alat.
5. Mendekatlah

Photografer perang, Robert Capa sempat menyebutkan, “Kalau fotomu kurang bagus, itu karna anda kurang dekat. ” Tersebut mengapa photografer perang ikhlas meniti resiko maut meliput perang dari jarak dekat atau photografer satwa liar ikhlas berkemah berminggu-minggu di rimba menunggui obyek fotonya serta photografer landscape ingin pergi ke beberapa tempat yang manusia beda masih tetap tidak sering menapakinya pada pagi buta.

Mereka menginginkan ada sedekat mungkin saja dengan obyek photo, rasakan denyut nadi pada apa yang mereka rekam hingga karya mereka miliki sentuhan ciri khas.
6. Tarik Nafas

Sebelumnya jari memencet tombol shutter, ambillah nafas, lantas berfikirlah. Apakah komposisi photo ini telah cocok, bagaimana dengan angle-nya? Bagaimana dengan cahayanya? Janganlah main pencet shutter sebelumnya paling tidak hal barusan terlintas di fikiran serta anda berupaya menjawabnya.

Makin seringkali anda berlatih berfikir, makin lama juga akan jadi insting automatis setiap saat sebelumnya memencet shutter.
7. Janganlah Sangat Seringkali Mengintip Hasil Foto

Camera digital mendatangkan rutinitas satu ini : anda memphoto satu obyek lantas mengintip serta mengecek akhirnya di monitor belakang camera, serta selalu berulang sesuai sama itu. mengecek hasil photo di screen belakang camera oke saja, tapi bila terus-terusan anda malah juga akan kehilangan peristiwa serta kehilangan kontak dengan obyek photo anda. Bolehlah kadang-kadang di check apakah hasil metering camera telah cocok, lantas fokuslah pada obyek photo anda.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *