Serendipity Susul Kesuksesan Dear Nathan

Serendipity

Erisca Febriani yang langsung dikenal public, terutama para penggemar buku fiksi, novel khususnya, pasti kenal dengan yang namanya Erisca Febriani, kan? Cewek yang satu ini berhasil menggugah selera baca banyak prang lewat novel pertama yang katanya, ia iseng-iseng nulis di aplikasi Wattpad, tapi kemudian respon pembaca luar biasa bagus, sampai-sampai Erisca bisa melanjtkan novel isengnya jadi novel utuh yang disukai banyak orang.

kisah soal Erisca menulis memang sudah banyak tersebar, apalagi novel pertama Erisca sudah sempat difilmkan dan jadi film yang cukup hits pada masanya, belum lagi novel Erisca yang awalnya hanya bermula dari aplkasi Wattpad, bisa jadi novel yang bertengger di rak buku-buku best seller bersama buku para penulis lain.

Kalau sudah menulis sekali, bagi para penulis sepertinya jadi sebuah jembatan yang membuat jarinya gatal kalau nggak lanjtn nulis, sepertinya begitu juga yang dirasakan Erisca Febriani. Setelah novel pertamanya sukses, Erisca kembali menulis novel kedua dengan genre yang masih sama, yaitu romance, dan rentang usia para tokohnya juga masih sama dengan di novel Dear Nathan, anak-anak SMA, mungkin bagi Erisca kisah romance yang paling berkesan itu adalah kisah romance di masa-masa SMA dan siapa pun pastinya nggak akan bisa melupakan kisah cinta di masa SMA walaupun kebanyakkan cuma cinta monyet. Nah, kalau Erisca sendiri memandang cinta monyet di SMA itu sebagai rangkuman pengalama yang harus diabadikan dan disebar buat banyak orang sehingga nggak Cuma satu orang yang merasakan serunya kisah masa SMA, tapi banyak orang, semua orang!

Serendipity

Sebenarnya novel kedua Erisca ini sudah lama terbitnya, namun sampai sekarang novel keduanya ini masih banyak dicari orang dan dijadikan buruan yang harus segera dibaca, mungkin kalau yang punya akun Goodread bakal masukin buku ini ke list Want to Read. Novel kedua Erisca diberi judul Serendipity, (mirip nama café di New York ya), dan novel keduanya masuk dalam kategori New Adut, sekaligus Family Drama-Romance. Di novel keduanya ini Erisca masih saja menyelipkan tulisan-tulisan yang jadi andalan yang dengan mudah menghipnotis pembaca untuk jatuh cinta pada deretan kata yang Erisca susun jadi kalimat penuh makna, sehingga Serendipity bisa menjadi penerus yang melanjutkan langkah kesuksesan Dear Nathan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *