Tips Menjalani Proses Awal-awal Kehamilan

Tips Menjalani Proses Awal-awal Kehamilan

Awal kehamilan pada perempuan merupakan saat-saat yang membahagian bagi yang mendambakan kelahiran bayi. Diawal-awal kehamilan, banyak ibu hamil yang menemui masalah saat menjalani hari demi harinya karena berbagai perubahan yang terjadi dalam diri sang ibu hamil. Misalnya yang sebelumnya bisa makan apa saja tanpa pantangan, setelah hamil tidak bisa lagi demi menjaga janin dalam perut.

Selama minggu-minggu awal kehamilan, janin dalam rahim akan berkembang pesat walaupun secara kasat mata maupun dengan bantuan mikroskop sulit dilihat. Pada awal kehamilan, sebuah sel akan membentuk suatu kelompok yang berisi ratusan sel, dan sel-sel ini akan mengatur dirinya sendiri dengan benar.

Pada saat awal kehamilan, terjadi perubahan fisik dan mental pada ibu hamil, apalagi untuk kehamilan pertama. Perlu dipahami bahwa semua yang dialami ibu hamil selama kehamilan berbeda dengan keluhan penyakit. Awal kehamilan terjadi fungsi bagian-bagian tubuh ibu hamil yang merupakan proses alami pada kehamilan yang dimulai sejak pembuahan sel telur oleh sperma hingga terjadi persalinan.

Masa awal kehamilan, ibu hamil mengalami keluhan yang umumnya juga dirasakan ibu hamil lainnya. Keluhan umum awal kehamilan antara lain mual, sering merasa lemas, keringat dingin, kurang selera makan, kadang nyeri pada perut, pusing, bentuk payudara terasa membesar, malas melakukan kegiatan karena mood tidak menentu, dan keluhan-keluhan lain yang tentunya setiap masing-masing ibu hamil merasakan hal yang berbeda-beda terutama untuk ibu hamil baru pertama kalinya.

Bila tidak dijalani dengan enjoy, maka keluhan-keluhan selama masa awal kehamilan akan terasa berat. Jangan terlalu dipikirkan apa yang sedang dirasakan, tidak usah cemas dan gelisah, jalani saja semua dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan yang telah menganugerahi bayi. Ketahuilah semua perubahan yang dikeluhkan ibu hamil pada saat awal kehamilan berkaitan erat dengan perubahan hormon dalam tubuh ibu hamil.

Semua perubahan yang dikeluhkan ibu hamil pada awal kehamilan merupakan suatu proses alamiah sebagai upaya yang dilakukan secara otomatis oleh tubuh ibu hamil untuk mempertahankan janin calon bayi yang ada dalam kandungan.

Namun demikian, kontrol rutin ke bidan maupun dokter kandungan harus terus dilakukan secara teratur untuk memantau kesehatan ibu dan bayi. Kontrol ini bukan untuk ‘mengobati’ keluhan-keluhan awal kehamilan, kecuali bila memang ibu hamil mempunyai penyakit selama hamil, ini harus diobati dan menginformasikan kepada dokter bahwa ibu sedang hamil agar diberikan resep obat yang sesuai dan tidak membahayakan janin dalam kandungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *